Text Size
Masyarakat sering menggangap keputihan sebagai penyakit yang remeh,
padahal keputihan dapat membawa imbas yang sangat buruk, termasuk kemandulan. Karena itu harus disembuhkan secara tuntas. Satu hal yang harus digaris bawahi, keputihan dapat menular ke pasangan. Celakanya, nyaris 80% lelaki yang tertular tidak menunjukan gekala (symptom-less). Akibatnya, banyak lelaki merasa tidak perlu diobatai, cukup istrinya saja. Padahal, bila sang suami tidak diobati, kendati sang istri sudah diobati sampai sembuh, ia bisa tertular lagi atau istilahnya fenomena ping-pong. Jenis pengobatan disesuaikan dengan pemicu. Jika disebabkan oleh trichomonas dan gardnerella, obatnya adalah metronidazole. Sedangkan candida, obatnya adalah nystatin atau yang berderivat azole. wujudnya bermacam-macam, ada yang berupa krim, obat minum ataupun suppository (kaplet vagina). Yang paling baik adalah perpaduan dari keduanya, istilahnya per-vaginal dan per-oral. Antibiotik relatif tidak diperlukan, kecuali jika penyebab keputihan adalah gonorrhea. Disamping menumpas keputihan dengan obat-obatan, perempuan juga harus menjaga kebersihan area intimnya. Waspadai benda yang bersentuhan dengan atau dimasukan ke dalam vagina, termasuk pantyliner, cairan pembasuh vagina, dan kondom berserta lubrikannya, karena tak hjarang keputihan diakibatkan juga oleh alergi. Selain itu, hindari seks bebas, mengingat faktor kebersihannya tidak terjamin. Yang terpenting, selalu menjaga kondisi dan daya tahan tubuh. 