Text Size
Saat di dapur, tanpa disadari kita berkontak dengan berbagai alat dab permukaan yang berisiko memindahkan kuman.
Alat – alat masak yang lama di udara terbuka, tempat – tempat tersembunyi yang kotor, peti penyimpanan perkakas masak yang berdebu, sisa masakan yang lengket disekitar kompor, dan sebagainya. Namun sebagai pendukung dan penjaga pola hidup sehat keluarga, tak perlu menghindari dapur hanya karena takut akan risiko kuman. Mulailah menerapkan cara baik mempersembahkan masakan untuk kelyuuarga. Menjaga higienitas makanan untuk keluarga bukan hanya dimulai dari memilih bahan pangan yang bergizi, tetapi juga dari cara penyajian dan pengolahannya. Salah satu cara menjaga higienitas di dapur, dengan membiasakan diri mencuci tangan. Mencuci tangan sebaiknya dilakukan dengan prosedur tertentu agar tak sia – sia dilakukan. Perhatikan timing dan cara mencuci tangan yang benar, agar manfaat mencuci tangan dapat maksimal. Cucilah tangan sebelum, sesaat dan setelah menyiapkan masakan. Ini mencegah makanan terkontaminasi kuman sebelum dikonsumsi. Selain itu, upayakan sebisa mungkin mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan alat – alat dapur. Ingat, alat dapur juga bisa menjadi media perpindahan kuman. Begitu pula setelah mengosokan atau mengambil alat dari kotak penyimpanan. Nah, terakhir dan yang paling penting, cuci tangan sebelum menikmati hasil makanan. Selain berkaitan dengan altivitas di dapur, sbaiknya juga cucilah tangan setelah menggunakan toilet, bersin – bersin, batuk, membersihkan lubang hidung, bersentuhan dengan tanah, memegang hewan peliharaan dan mengganti popok bayi. 